This is default featured slide 1 title

This is default featured slide 1 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 2 title

This is default featured slide 2 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 3 title

This is default featured slide 3 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 4 title

This is default featured slide 4 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 5 title

This is default featured slide 5 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

 

Di SATPAS COLOMBO, Surabaya, Marak Oknum Satlantas Merangkap Makelar

IMG_5256Menurut Peraturan Pemerintah No 31 tahun 2004 Tentang Pendapatan Pemerintah Bukan Pajak, sebagaimana diubah menjadi PP No 50 Tahun 2010 didalam PP tersebut dijelaskan, bahwa untuk biaya membuat SIM C baru adalah sebesar 120ribu rupiah/lembar, Perpanjangan adalah 80 ribu/lembar, Namun fakta dilapangan, biaya pembuatan SIM C di Kantor Satpas polrestabes Surabaya membengkak diatas ketentuan, dengan alasan untuk biaya tes kesehatan dan asuransi, pemohon SIM C, A, B1, B2  baru harus merogoh kantong diatas harga resmi, lantas kelebihan dana-dana tersebut dikemanakan? “ Kami akan laporkan ke Kapolda Jatim dan Kapolri, bilamana tidak ada  tindakan dan pembersihan pungutan yang tidak jelas di Kantor Satpas ini , seharusnya Kasatlantas sebagai atasannya langsung bisa melakukan pembinaan, namun sepertinya adem ayem saja, sehingga masyarakat bertanya-tanya, ada apa ini ?,” Terang Untung, SH MH direktur LBH LANDAS ( Lembaga Hukum Pembela Masyarakat Tertindas )   

read more

Operasi Senyap Berakhir Lenyap

Surabaya, beritapatroli.comsatpas colombo

Korupsi, Kolusi, Nepotisme, adalah salah satu perilaku yang sangat kotor dan menghancurkan sendi-sendi kehidupan bernegara dan berbangsa, terang dan jelas diatur dalam UU No 20 Tahun 2001 Tentang TIPIKOR, sanksi hukumnya, dan dalam kepengurusan SIM juga sudah diatur dalam UU No 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, yang mana besar biayanya dijabarkan dalam PP No 50 tahun 2010, serta ada PERKAP yang mengatur tentang sanksi pelanggaran oknum-oknum penegak hukum, tapi masyarakat surabaya kini resah, bertanya-tanya tentang keseriusan Masih ingat dalam beberapa bulan lalu, mabes polri mengadakan operasi senyap, tertangkap tangan dan terperiksa adalah AKP MALA, Kanitregident SATPAS COLOMBO, namun sampai sekarang hasil operasi tersebut seakan lenyap, atau dihilangkan, masyarakat surabaya bertanya tentang keprofesional Kapolrestabes Surabaya,” Kami sebagai masyarakat sangat mendukung pemberantasan pidana korupsi yang dilakukan oleh para penegak hukum, tapi yaa harus transparan, kok ini terkesan diamankan,” Urai makhmud warga kalisari. Selama disini saya mengamati ada oknum polisi yang bernama IRWAN yang berdinas diSATPAS COLOMBO merangkap sebagai makelar, dalam sehari rata-rata ada 50 orang yang melalui IRWAN, dalam kepengurusan SIM, masayarakat ditarik biaya 380ribu, dan dilakukan secara terang terangan, ” Iya mas kita memang melakukan kepengurusan SIM melalui pak IRWAN, memang biayanya mahal, tapi langsung jadi, daripada mbulet, gak jadi-jadi, yaa tidak apa apa, bayar mahal, walaupun kita sebagai masyarakat sangat keberatan,” Ujar sasongko warga demak.colombo 01 Secara  terpisah IRWAN saat dikonfirmasi wartawan mengatakan,” Ini sudah perintah pimpinan mas, saya hanya menjalankan perintah, saya tidak berwenang memberikan penjelasan, datang saja langsung menemui bapaka kasatlantas,” Tuturnya. Kepala Satuan lalulintas Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Raydan Kokrosono saat dikonfirmasi sedang tidak ada ditempat, ” Bapak sedang tidak ada ditempat, silahkan datang lain waktu,” Ujarnya ( Dwi Atmaja ) bersambung

read more

Perkaya Diri BAUR Mutasi Masuk SAMSAT Kedung cowek Legalkan Pungli

samsat kedung cowekPungutan ;iar atau yang disebut dengan pungli jelas bertentangan dengan UU TIPIKOR N0 20 Tahun 2001<diPasal 05 dalam UU tersebut dijabarkan, seorang pegawai negeri yang digaji oleh negara, dilarang menerima meminta sesuatu imbalan dalam melaksanakan tugasnya, namun apa yang terjadi di SAMSAT kedung cowek Surabaya sangat mengerikan, tiap hari Bintara urusan Mutasi masuk dengan gayanya yang sok bersih, menarik uang pungli dari para biro jasa yang melakukan kepengurusan disamsat tersebut, hal ini seperti diterangkan oleh salah seorang biro jasa bernama MH, kepada beritapatroli.com , biro jasa tersebut menerangkan,” Iya benar mas, semua mutasi masuk di SAMSAT kedung cowek ini ditarikbiaya lebih, saya tidak tau untuk biaya apa, dalam seminggu, saya sebagai biro jasa melakukan kepengurusan mutasi masuk, dari jakarta, sumatera, kalimantan, puluhan berkas saya masukkan, dan dalam keadaan lengkap, karena sudah di cross cek, tapi kenapa disini diminta membayar uang lebih, jumlahnya ratusan ribu,” Ujarnya. Kita ini kan birojasa resmi, berbadan hukum, berizin dan tentunya ini adalah pekerjaan saya, kami berharap PAUR Kedung cowek memberikan sanksi kepada oknum tersebut, ” Urainya. Secara terpisah wartawan beritapatroli melakukan investigasi report selama beberapa hari, ternyata apa yang disampaikan biro jasa tersebut benar adanya, saat dikonfirmasi, BAUR MUTASI masuk tersebut mengatakan,” ini dari dulu yaa sudah seperti ini, anda darimana? semua wartawan sudah kami kondisikan, anda tidak usahlah cari-cari masalah, koordinasi saja yang baik,” Tuturnya. Saat beritapatroli.com konfirmasi ke PAUR SAMSAT kedung cowek, stafnya mengatakan, ” Bapak sedang sibuk, berkenan besok datang lagi, ” Ujarnya . bersambung ( Dwi Atmaja )

read more

MENDEKATI PILKADA, NGAWI ADAKAN GERBONG MUTASI DAN PROMOSI JILID II

Ngawi,  Beritapatroli.com
Gerbong mutasi dan promosi Jilid II di tahun 2014 pada level kepala dinas mulai bisa terbaca. Kursi kepala DPU Pengairan dan Pertambangan sudah ada tiga nama pejabat yang masuk bursa. Yakni, Kepala Pelaksana BPBD Eko Heru Tjahjono, Kabid Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Sudarno dan Asisten I Bambang Lestari Widodo.

read more

Anggaran Twin Road Menyusut, ADD Malah Melar

Magetan Beritapatroli.com Dipangkasnya anggaran kelanjutan megaproyek twin road Sukomoro-Maospati mulai dibicarakan kalangan dewan. Djoni Purnomo, anggota Komisi D DPRD Magetan mengungkapkan,  jika alasan keterbatasan anggaran menjadi penyebab utama. Pada konstruksi APBD 2015, meroketnya pos bantuan keuangan Alokasi Dana Desa (ADD) menjadi penyebab. ‘’Pembangunan bisa menjadi tiga tahun lebih, karena tahun ini Rp 10 miliar, dari pengajuan Rp 36 miliar secara multiyears (2015-2016),’’ ujar Djoni kepada wartawan. Kata dia, memang pada biaya pembangunan cenderung berkurang pasca naiknya ADD. Kondisi itu memaksa dilakukan penundaan megaproyek itu rampung pada tahun 2016. Dijelaskan, kegiatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) banyak yang dipangkas. ‘’Alokasi yang tersedot untuk desa memang tinggi, itu salah satu yang membuat twin road meleset pembangunannya. Politikus PKS itu mengungkapkan pihak DPU BMCK Magetan diminta tetap melakukan efisiensi anggaran. Menurut Djoni, paling tidak pembangunan jalur kembar sudah dimulai akhir bulan April atau Mei. Proses lelang proyek bisa dilaksanakan sekitar bulan Februari 2015. Rentang waktu itu dinilai paling pas untuk melakukan pembangunan. Lantaran, berada di musim yang tepat. Apalagi, APBD sudah digedok sejak akhir November 2014. ‘’Pembangunan idealnya akhir April sudah dimulai, jangan ditunda-tunda lagi. Jika pihaknya bakal terus melakukan monitoring kinerja SKPD terkait proyek fisik yang dikerjakan. Salah satunya, melakukan inspeksi mendadak (sidak). ‘’Kami tetap melakukan tindakan sesuai fungsinya.

Di sisi lain terkait tiga petak lahan pembangunan twin road yang belum dibebaskan, disarankan pihak DPU tanpa ragu melakukan negosisasi. Ini agar segera ada titik temu dan harga yang pas. ‘’Dipepetkan saja marka jalannya, kalau memang sudah tidak mau, tinggalkan saja. Kalau masalah ganti ruginya cocok atau tidak, yang lain saja mau, kenapa dia tidak…Djoni..(pria).

read more

PAD Tak Capai Target, Dishubkominfo Was Was.

Magetan,  Beritapatroli.com Kekawatiran dialami Dishubkominfo Magetan. Terkait pendapatan dari sektor retribusi parkir tepi jalan umum terancam meleset dari target. Sesuai informasi, sampai penghujung tahun ini pendapatan yang didapat baru 76 persen. Bahkah, ada tujuh titik terlantar lantaran juru parkir (jukir) mundur karena menyerah tidak bisa penuhi target. ‘’Mereka beralasan lokasi parkirnya sepi dan terlalu kecil. Pihak dishub menyadari tidak bisa menggenjot PAD (pendapatan asli daerah) dari sektor parkir tepi jalan umum. Sehingga di tahun 2013 dan 2014, target PAD yang dipatok sama persis Rp 460.860.000 dalam setahun. Sampai awal Desember, sudah ada sinyal kurang baik karena pendapatan baru mencapai Rp 352.160.000. ‘’Tapi ada yang setengah-setengah, padahal lahan parkirnya baik dan luas, tapi tidak mencapai target,..info di sejumlah media. Dari Dishubkominfo Sebenarnya ada tim pengawas yang melakukan monitoring para jukir. Disisi lain, pihaknya mengupayakan mencari pengganti kekosongan jukir. Sehingga, mempercepat usaha mencapai target, jika tidak tercapai pihak Dishubkominfo hanya pasrah dengan kondisi itu. ‘’Sambil tetap memacu kepala UPTD agar dapat memenuhi target itu. Kadishub, Broto, menambahkan agar sumber retribusi lain dapat surplus dari target. Sehingga bisa menutupi PAD yang tak mencapai target. Berdasarkan catatan pihak Dishubkominfo retribusi yang masuk dari terminal telah mencapai 90 persen. Itu dari tujuh terminal di Magetan, yakni Maospati, Plaosan, Kawedanan, Parang, Panekan, Lembeyan, dan Magetan. Kemudian pengujian kendaraan bermotor, dan retribusi menara masing-masing 111 persen. ‘’Tahun lalu retribusi parkir hanya 84 persen, tapi bisa ditutupi dengan sektor lain…(pria).

read more